Tata Cara Sholat Istikharah Yang Benar Sesuai Sunnah
29 Apr 2019

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Apa itu sholat istikharah ?
Tidak termasuk anjuran untuk mengerjakan shalat istikharah jika untuk menentukan pilihan antara hal yang baik dan hal yang buruk.Tentunya kita harus memilih yang baik.
Shalat istikharah hanya di anjurkan jika kita mendapatkan posisi untuk menentukan pilihan diantara hal-hal yang baik dimata agama
Contoh jika kita ingin melanjutkan sekolah,disitu terdapat 2 pilihan,yaitu bersekolah di sekolah umum atau di sekolah islami/pesantren,dalam masalah ini tentu saja kita tidak perlu untuk shalat istikharah karena kita sudah tau mestinya bersekolah disekolah yang islami/pesantren
Dengab shalat ini,kita akan mampu menentukan pilihan yang terbaik berdasarkan petunjuk dari Allah subhanahu wa ta’ala
Tata cara sholat istikharah perlu dipelajari karena sholat sunnah ini akan memudahkan umat dalam menentukan pilihan yang sulit dan membingungkan.
Maka dari itu Allah subhanahu wa ta’ala menganjurkan kepada hambaNya untuk mengerjakan shalat istikharah yang apabila mereka dilanda kesulitan,hal ini bertujuan untuk mempermudah umat dalam menentukan plihan hidup.
Baca juga : tata-cara-sholat-dhuha
Banyak hal yang melatarbelakangi orang untuk belajar bagaimana cara mengerjakan shalat istikharah yang benar,mulai dari permasalahan dalam memilih pekerjaan,sekolah maupun pasangan hidup
Tetapi tidaklah semua dari umat muslim ini mengetahui dan memahami bagaimana cara shalat istikharah yang benar berdasarkan dari petunjuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam
Untuk Hal shalat istikharah ini sebenarnya telah banyak dijelaskan oleh nabi kita Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam pasa banyak riwayat hadits.
Maka dari pada itu,mari kita langsung membahasnya secara detail dibawah ini,yang dimulai dari niat.
Niat Sholat Istikharah
Sedangkan jika kita ambil pendapat dari imam hanafi dan maliki,maka niat cukup dengan hati untuk melaksanakan shalat tertentu,karena sesungguhnya niat letaknya dihati.Silahkan anda pilih pendapat mana yang lebih meyakinkan.
Kapan Waktu sholat istikharah dikerjakan
Untuk waktu shalat istikharah ini bebas untuk dikerjakan kapan saja,dalam arti tidak mempunyai batasan-batasan waktu,tetapi yang perlu diperhatikan adalah tidak dikerjakan pada waktu-waktu yang ada larangan mengerjakan shalat sunnah
Akan tetapi,terdapat juga anjuran yang mengatakan bahwasanya waktu untuk melaksanakan shalat istikharah ini hendaknya dikerjakan pada saat sepertiga malam berbarengan dengan sholat tahajud agar lebih khusu’ serta fokus dalam menjalankannya.
Dalil tentang sholat istikharah
Pada zaman dahulu sebelum perintah shalat istikharah ini di syariatkan,orang-orang jahiliyah menentukan pilahan mereka adalah dengan cara mengundi
Namun sekarang Allah telah menggantinya dengan yang lebih baik yaitu shalat istikharah dan melarang cara undian
Berikut adalah dalil tentang shalat istikharah hadits Al-Bukhori
“Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu‘anhuma, ia berkata,”bahwa Rasulullah SAW mengajarkan kami cara mengerjakan sholat istikharah dalam segala urusan, sebagaimana beliau mengajarkan kami Surat Alquran.”
Pada hadits yang lain juga disebutkan,
Rasulullah bersabda: " Jika salah seorang di antara kalian hendak melakukan sesuatu, hendaklah terlebih dahulu mengerjakan sholat dua rakaat selain sholat fardlu..." (,Al-Bukhari, HR. Ahmad , Al-Baihaqi,Ibn Hibban dan lainnya)
Adakah bacaan khusus cara mengerjakan sholat istikharah
Baca Juga : hadits-tentang-puasa-ramadhan
Untuk cara mengerjakan shalat istikharah adalah seperti shalat sunnah biasa 2 rakaat dan diakhiri dengan salam pada rakaat yang ke dua.
Berdasarkan hadits,
“Kerjakanlah shalat dua rakaat selain shalat fardhu…”
Sebagian ulama manfsirkan hadits ini bahwasanya seseorang bisa melakukan shalat istikharah dan membaca doanya setelah mengerjakan sholat sunnah seperti sunnah rawatib,tahiyatul masjid,dhuha dan lain-lain.
Seorang Imam Nawawi mengatakan bahwa teks hadits diatas mengisyaratkan bahwa doa istikharah boleh dilakukan setelah shalat sunnah rawatib,dhuha dll.(Kitab Bughyatul Mutathawi’ : 45)
Mendapatkan jawaban dari sholat istikharah dalam mimpi
Seorang syaikh Mansur Hasan Salman berpendapat bahwa,Sebuah mimpi tidak lah bisa untuk kita jadikan sebagai acuan untuk menetapkan hukum fiqih namun hanya sebatas untuk diketahui saja.
Tidak di sarankan anggapan yang mengatakan bahwa setiap shalat istikharah selalu disertai dengan mimpi.
Jikalau pun ada seseorang yang setelah mengerjakan sholat istikharah kemudian tidur dan bermimpi baik,maka ini bisa jadi yakni baik baginya.
Mengapa beliau mengatakan demikian,Alasannya adalah karena didalam mimpi seseorang,setan bisa berpeluang besar untuk ikut andil dalam memainkan sebuah peranan yang bertujuan untuk mempermainkan manusia
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Mimpi ada 3 jenis : dari Allah, dari setan, dan bisikan hati.”
Doa yang dianjurkan untuk dibaca setelah sholat istikharah
Melakukan apa yang menjadi tekadnya. Jika menjumpai halangan, berarti itu isyarat bahwa Allah tidak menginginkan hal itu terjadi pada anda.
Hasil apapun nanti yang kita dapatkan setelah shalat istikharah,itulah yang mungkin terbaik untuk diri kita,karena Allah lebih mengetahui setiap kebutuhan hambaNya
Baca Juga : tata-cara-shalat-fardhu
Karena itu kita haruslah ikhlas untuk dan pasrah menerima atas apa yang telah allah pilihkan untuk kita.meskipun hal itu belum tentu sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Kita juga dianjurakan unutk membaca Doa dibawah ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhori dari Jabir Bin Abdullah,
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ
اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاقْدُرْهُ لِى وَيَسِّرْهُ لِى ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ
وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِى الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِى
Artinya :
Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik untukku, dalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya bagiku, maka takdirkanlah dan mudahkanlah urusan ini bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini.
Dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk untuk diriku, dalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya bagiku, maka jauhkanlah urusan ini dariku, dan jauhkanlah aku dari urusan ini, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya.
Penutup
Melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat,dengan niat shalat istikharah,bisa juga dengan niat seperti sunnah dhuha,tahajud dll. Kemudian berdoa dan berpasrah diri hanya kepada Allah ta’ala
Tidak ada anjuran untuk membaca bacaan khusus dalam shalat istikharah,kerjakan seperti shalat-shalat sunnah yang lain dengan bacaan wajib al-fatihah di sertai dengan surah sesuai keinginan
Sebaiknya cara berdoa dengan mengangkat tangan,dan membaca doa atas hal apa yang tengah dihadapi.